KEBUMEN - Kabupaten Kebumen kembali menjadi perhatian nasional setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja dalam agenda Panen Raya Udang Vaname di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Sabtu (23/5/2026).
Kunjungan Presiden RI tersebut mendapat pengamanan ketat dari unsur TNI dan Polri, termasuk pengawalan langsung dari Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono yang turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Agenda nasional yang dipimpin Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono itu dihadiri sekitar 2.000 tamu undangan serta masyarakat pesisir Kebumen yang antusias menyambut kedatangan Presiden.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, serta Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Kebumen.
Rangkaian kegiatan dimulai saat Presiden RI bersama rombongan bertolak menggunakan Helly Caracal menuju Lapangan Penegar, Desa Karangduwur, Kecamatan Petanahan. Setibanya di lokasi, Presiden langsung menuju kawasan tambak modern BUBK Desa Tegalretno dengan pengamanan terpadu dari Paspampres, TNI, dan Polri.
Suasana meriah terlihat ketika Presiden menyapa masyarakat dan para pembudidaya udang sebelum melakukan panen raya di Kluster 1 Petak 3A kawasan tambak modern tersebut.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu kekuatan strategis Indonesia yang harus dikelola secara maksimal demi kesejahteraan rakyat.
“Indonesia memiliki kekayaan laut yang sangat besar. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan pangan nasional, ” ujar Presiden Prabowo Subianto.
Presiden juga memberikan apresiasi terhadap pengembangan budidaya udang modern di Kebumen yang dinilai mampu menjadi model penguatan ekonomi pesisir berbasis teknologi dan produktivitas tinggi.
Berdasarkan laporan yang diterima pemerintah, lahan tambak seluas satu hektare di kawasan tersebut mampu menghasilkan sekitar empat ton udang vaname dengan nilai jual mencapai Rp70 ribu per kilogram. Kawasan budidaya seluas 65 hektare itu juga disebut telah menyerap ratusan tenaga kerja lokal.
Sementara itu, Dandim 0709/Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono mengatakan pihaknya mendukung penuh pengamanan dan kelancaran agenda kenegaraan di wilayah Kebumen.
“Kami bersama seluruh unsur pengamanan memastikan kegiatan kunjungan Presiden berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kebumen karena daerah kita dipercaya menjadi lokasi program strategis nasional, ” ungkapnya.
Kunjungan Presiden RI ke kawasan pesisir selatan Kebumen menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor maritim nasional sekaligus membangun ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
Melalui pengembangan budidaya udang modern, pemerintah berharap kawasan pesisir Indonesia mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mendukung visi Indonesia maju, mandiri, dan berdaya saing global.*
(Agung)

Updates.